[Indymedia-jakarta] [ESSAY] CATATAN KRITIS PRAKSIS GEREJA DUNIA ( V )
LEONOWENS SP
leonowens_sp at yahoo.com
Sat Sep 23 10:45:41 PDT 2006
CATATAN KRITIS PRAKSIS GEREJA DUNIA, Bagian Kelima
Apa yang diorientasikan oleh praksis pelayanan gereja kepada pembebasan manusia? Bukankah gereja dunia selama ini selalu membuang jauh-jauh terhadap kecintaannya bagi seluruh manusia yang terpinggirkan, dan membenarkan diri hanya dalam pergulatan spiritualitas semu dengan mengesampingkan realita dunia, jadi prinsip kecintaan apakah yang dipraksiskan oleh gereja dunia? Apakah ini merupakan bagian dari ketidakmampuan gereja atau suatu kegagalan dari sistematika praksis gereja dunia? Bermacam pertanyaan riil yang patut ditujukan sebagai bagian dari bentuk gugatan moralitas kepada praksis gereja dunia dengan keambiguitasannya yang telah mengakar selama berabad-abad. Bahkan Gutierrez sendiri telah mengungkapkan tentang kecenderungan untuk menjadikan Yesus sebuah icon, dan icon Yesus telah mencapai titik kulminasinya yang semakin sempurna, berupa komersialisasi terselubung yang menguatkan sebuah substansi kapitalisasi gereja dan upaya-upaya yang memapankan nilai-nilai
kemunafikannya!
Jadi dimana praksis pembebasan gereja dunia bagi ketertindasan mayoritas manusia? Tak ubahnya ini sebagai bahan dagangan dengan bermacam jenis jajaan nilai-nilai moralitas dan kata-kata surgawi, sedangkan gereja telah melegitimasi suatu penjungkirbalikkan nilai moralitas dan keagamaan secara permanen dan sistemik. Dan setelah pengikutnya berputar-putar pada arus yang sama, ternyata realita kejenuhan dari komoditi yang ditawarkan, tidak menjadikan suatu solusi permanen untuk alat pembebasan bagi ketertindasannya yang kian hari kian mencengkeram di hampir seluruh multi-kehidupannya dalam ruang globalisasi, dan ini selalu dihadapi secara rutin oleh mayoritas masyarakat di negara-negara dunia ketiga.
Fungsi penginjilan oleh para missionaris sejak abad pertengahan sampai era modernitas, menegaskan realitanya dengan kecenderungan fanatisme yang mengiringi ekspansi negara-negara kolonial, dan ternyata hanya mempraksiskan suatu upaya menuju proses kristenisasi dalam standardisasi yang kabur dari nilai-nilai pergerakan pembebasannya. Menaklukkan rasio perlawanan kepada realita ketertindasan dengan menjejali ayat-ayat suci yang telah diakomodasi sedemikian sempurna kepada ide-ide perlawanan sebagai alternatif perjuangan. Apa pertanggungjawaban gereja Khatolik pada praksis penghukuman mati kepada Joan Arch di Perancis pada abad pertengahan lalu di era hegemonitas Inggris Raya? Ini adalah suatu introspeksi kepada masa kekelaman yang sampai hari ini gereja selalu meretrospeksinya, seakan-akan ini adalah suatu harga yang mana gereja memberikan tawarannya yang telah meniadakan sejarahnya. Dan hal itupun telah berpraksis dengan rentangan yang panjang kebelakang, sekitar medio
abad ketiga setelah masehi pada masa imperium Romawi. Dan ketika gereja dunia telah berpraksis retrospektif pada realita sejarahnya, maka demikian juga dengan akar kemunafikannya yang semakin ditutupi dari suatu gugatan keadilan sejarah yang telah dikubur permanen! (Bersambung)
September 2006, Leonowens SP
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1¢/min.
-------------- next part --------------
An HTML attachment was scrubbed...
URL: https://lists.indymedia.org/mailman/private/imc-jakarta/attachments/20060923/85679638/attachment.htm
More information about the imc-jakarta
mailing list